Kamis, 02 Agustus 2012
LIMA KORBAN TANAH LONGSOR TAMBANG TIMAH DESA BINTEN BELINYU DITEMUKAN
oleh Badan SAR Nasional pada 2 Agustus 2012 pukul 12:16 ·
KANTOR SAR PANGKAL PINANG --- Setelah memasuki pencarian korban tanah longsor hari kedelapan, tim SAR gabungan pada Senin (1/8) pukul 16.20 Wib berhasil menemukan korban terakhir musibah tanah longsor an. Hendri, warga asal Bengkulu dalam keadaan meninggal dunia, korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Timah Belinyu untuk segera diserahkan kepada pihak keluarga.
Seperti telah diberitakan sebelumnya pada Selasa (24/7) pukul 17.00 Wib terjadi musibah tanah longsor dan 5 (lima) orang pekerja tambang timah nonkonvensional menjadi korban tertimbun tanah setinggi kurang lebih 5 meter di dusun Lepang, Desa Binten Belinyu, Kabupaten Bangka. Korban pertama ditemukan pada pencarian hari kedua Rabu pukul 16.35 an Naryo warga asal Cilacap, pukul 17.05 Wib korban kedua an. Bambang warga asal Blora jawa Tengah ditemukan dalam keadaan meninggal.
Memasuki pencarian hari keempat Sabtu (28/7) pukul 14.35 Wib, korban ketiga an. Uhen bin Jupmi warga Kampung Haji, Kelurahan Batu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang Banten dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian dilanjutkan lagi pada Minggu (29/7) pukul 16.30 Wib korban keempat an. Bahrul warga asal Bengkulu.
Dengan telah diketemukannya kelima korban, operasi SAR tanah longsor ditutup, tim SAR gabungan yang terdiri dari tim rescue Kantor SAR Pangkal Pinang, Polsek Belinyu, TNI AD , pihak keluarga dan dibantu masyarakat setempat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar